Menjelajahi “Little Africa” di Taman Nasional Baluran Jawa Timur

Sudah lama berangan-angan ingin menjelajahi alam liar di benua Afrika namun belum kesampaian? Tidak perlu menunggu lama lagi karena kamu bisa mengunjungi Taman Nasional Baluran yang  berada di Jawa Timur. Taman nasional seluas hampir 25 ribu hektar ini merupakan miniatur segala jenis hutan dan vegetasi Indonesia! Baluran memiliki hutan musim, hutan hujan, mangrove, savvanah (sabana), pantai gunung, sungai sampai terumbu karang, lengkap sekali bukan? Di sini kamu bisa merasakan langsung rasanya berpetualang di tengah alam liar tanpa perlu membuang banyak uang ke Afrika.

Taman Nasional Baluran ini berlokasi di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, sekitar 255 km dari kota Surabaya, 35 km dari Banyuwangi dan 60 km dari Situbondo. Disarankan untuk mengunjungi taman nasional ini saat musim kemarau supaya bisa menikmati keindahan alam liarnya dengan maksimal. kamu juga tidak perlu khawatir soal biaya karena harga tiket masuknya sangat murah, Rp 2.500 untuk wisatawan domestik, Rp 20.000 untuk wisatawan asing dan Rp 6.000 untuk tiket kendaraan. Nah sudah penasaran dong tempat-tempat apa saja yang bisa kamu kunjungi di Baluran? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Sabana Bekol

sabana-bekol-2
Credit to: wikedherlinda.wordpress.com

Sabana Bekol sering mendapat julukan “The Little Africa in Java.” Saat memasuki kawasan sabana ini kamu akan langsung disambut oleh padang rumput luas yang menguning dengan beberapa pohon tersebar di sekelilingnya. Luas Sabana Bekol sendiri mencapai 300 hektar, sebelah utara berbatasan dengan jalan, sebelah barat berbatasan dengan hutan musim, sedangkan sebelah timur berhadapan dengan pinggiran pantai di Selat Bali. Di sini kamu bisa melihat sekumpulan rusa berlarian di tengah Sabana dan mendengar suara lenguhan banteng yang menggema liar. Suasana di tempat yang luar biasa ini bisa dibilang sangat Afrika dan jika kamu melihat sabana dari sisi timur, pemandangannya akan tampak lebih mengagumkan karena Gunung Baluran yang megah menjadi latar belakangnya. Kamu juga bisa berkunjung ke sebuah menara pandang yang terletak di sebuah bukit kecil, dari sini pengunjung bisa melihat keseluruhan sabana dan Selat Bali yang membiru.

taman-nasional-baluran-2
Credit to: akcayatour.com

Musim kemarau adalah musim terbaik untuk berkunjung ke Sabana Bekol, sedang waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi dan sore hari karena pada waktu-waktu tersebut hewan-hewan liar keluar dari hutan seperti rusa, banteng, kerbau, ular hijau, monyet, biawak, ajag (jenis anjing hutan kecil) dan banyak lagi. Jika kamu berniat menginap di Sabana Bekol, kamu juga bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan seperti melihat sinar mata hewan-hewan di sana yang memenuhi kegelapan malam yang hanya disinari cahaya bintang dan bulan. Seru sekali bukan?

2. Pantai Bama dan Hutan Mangrove 

pantai-bama
Credit to: yuliaslovic.com

Pantai Bama berjarak 3 km dari Sabana Bekol dan saat memasuki wilayah Pantai Bama, kamu akan disambut dengan pohon ketapang dan kesambi besar yang rindang dimana ada puluhan monyet ekor panjang yang bergelantungan. Pantainya berpasir putih dan garisnya tidak begitu panjang, selebihnya dikelilingi oleh hutan Mangrove. Laut Bama sendiri begitu tenang dan ombaknya pun jarang terlihat. Sampai sejauh lebih dari 1 kilometer, kedalaman pantai ini hanya selutut orang dewasa sehingga aman untuk bagi kamu yang tidak pandai berenang. Dengan kondisi laut yang tenang, banyak sekali aktivitas yang bisa kamu lakukan seperti berenang, snorkeling dan kano. Pantai Bama sendiri menyimpan keindahan bawah laut yang mempesona dan merupakan salah satu yang terindah di Pulau Jawa, jadi jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan terumbu karang beserta ekosistem lautnya.

baluran-hutan-mangrove
Credit to: insangku.blogspot.co.id

Jika kamu memutuskan untuk menginap di Pantai Bama, kamu bisa menyaksikan sunrise-nya yang terkenal indah dan menyusuri hutan mangrovenya yang unik. Di hutan mangrove ini disebut-sebut ada sebuah pohon mangrove terbesar di Asia yang konon usianya sudah lebih dari 100 tahun. Untuk menikmati keindahan alam hijau hutan mangrove tersebut, kamu cukup mengikuti Mangrove Trail yaitu sebuah jembatan yang dikelilingi oleh rimbunan pohon mangrove yang akar-akarnya berbentuk unik dan sangat eksotis.

3. Gunung Baluran 

Kamu tidak boleh melewatkan gunung yang satu ini saat berkunjung ke Baluran. Gunung setinggi 1.247 meter ini berdiri dengan megah di tengah taman nasional. Gunung Baluran merupakan gunung yang sudah tidak aktif dan uniknya gunung ini akan tampak sama bentuknya jika dilihar dari sisi Utara maupun Selatan, simetris adalah satu kata yang tepat untuk menggambarkan bentuk gunung ini. Gunung Baluran juga bisa didaki walaupun tidak sampai puncak karena jalurnya yang masih belum layak didaki kecuali oleh pendaki profesional.

4. Hutan Musim dan Evergreen

baluran-evergreen
Credit to: mazgeye.blogspot.co.id

Dari pintu masuk taman nasional kamu akan disambut hutan musim dan kemudian hutan evergreen sebelum memasuki Sabana Bekol. Hutan musim akan tampak hijau saat musim hujan dan akan terlihat kering menguning di musim kemarau, sementara hutan evergreen akan selalu terlihat hijau baik di musim hujan ataupun kemarau. Sepanjang perjalanan menyusuri hutan musim dan evergreen, kamu akan menemui kupu-kupu yang berwarna-warni dan ayam-ayam hutan yang melintas di tepi jalan. Jika beruntung, saat memasuki hutan evergreen kamu mungkin bisa bertemu dengan macan tutul karena di sinilah habitat hewan karnivora ini tinggal.

Nah sekarang sudah tahu dong keindahan Taman Nasional Baluran yang luar biasa mempesona? Yuk segera rencanakan liburan ke sini untuk menjelajah “Little Africa in Java” bersama teman atau keluarga, selamat berpetualang!

Baca juga: Berpetualang ke Desa di Atas Awan Wae Rebo, Flores, NTT

Apa kamu sedang mencari penginapan yang nyaman dan hemat di daerah Jawa Timur? Tidak usah pusing lagi mencari karena AiryRooms sudah hadir di Surabaya. Sebagai jaringan akomodasi budget terbesar di Indonesia, Anda dapat beristirahat di kamar budget berkualitas dengan harga yang terjangkau. Berikut kamar Airy Surabaya yang kami rekomendasikan:

13_airy-eco-syariah-gubeng-kertajaya-satu-b4-surabaya_double
Airy Eco Syariah Gubeng Kertajaya Satu B 4 Surabaya
24_airy-wijaya-kusuma-dukuh-kupang-timur-20-surabaya_deluxe-double
Airy Wijaya Kusuma Dukuh Kupang Timur 20 Surabaya

Untuk reservasi, booking kamar lebih cepat, lebih mudah dengan aplikasi Airy Rooms. Download aplikasinya sekarang juga di Google Play Store atau App Store. Kamu juga bisa melakukan reservasi langsung lewat situs www.airyrooms.com. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi layanan konsumen Airy Rooms di nomor  0804 111 2479 (AIRY). Jangan lewatkan promo dan informasi ter-update Airy Rooms dengan follow akun sosial media kami di Facebook, Twitter dan Instagram @airyindonesia.

Featured Image Credit to: akcayatour.com

3 Responses to “Menjelajahi “Little Africa” di Taman Nasional Baluran Jawa Timur”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *