Cafe Batavia: Nuansa Kuliner Klasik di Jantung Jakarta

Jika ada kafe, restoran, atau sejenisnya yang dikenal sekaligus sebagai sebuah ikon historis sebuah kota, maka pastilah Cafe Batavia yang berada di jantung Ibukota Jakarta adalah satu-satunya tempat yang pantas menyandang gelar itu. Alhasil, Ia pun menjadi daya tarik wisata yang bakal membawa kita menyelami eksotisme Jakarta tempo dulu, sambil mencicipi berbagai hidangan nikmat pelepas dahaga.

Sejatinya, Cafe Batavia tak ubah selayaknya kafe modern, yang secara dasar menyajikan ragam kulinari yang bisa dinikmati sedari santap siang, atau hanya sekedar melepas penat dari kesibukan di malam hari.

Namun, sebelum membahas seluk beluknya, ada baiknya kita mengetahui sejarahnya terlebih dahulu. Dimulai pada tahun 1805, bangunan di mana Cafe Batavia berdiam resmi didirikan oleh pemerintah VOC yang menguasai Batavia (nama kota Jakarta di era kolonial) dahulu dan dijadikan kantor untuk keperluan administrasi. Hingga akhirnya, sekitar 200 tahun kemudian, atau tepatnya pada tahun 1990, bangunan ini dibeli oleh seorang berkebangsaan Perancis untuk dijadikan galeri seni.

Berselang satu tahun, bangunan ini kembali berpindah tangan, kali ini seorang warga Australia, Graham James melegonya dan kemudian berinisiatif menjadikan gedung tua ini sebuah kafe. Secara resmi, Cafe Batavia baru beroperasi pada tahun 1993 hingga hari ini. Demikian informasi yang tertuang di situs resminya.

cafe-batavia-interior2
Beberapa titik di Cafe Batavia ditata sedemikian rupa menyerupai suasana tahun 1800-an

Dari perjalanan sejarah tadi, tak ayal Cafe Batavia menjelma menjadi sebuah ‘landmark’ ikonik kota Jakarta yang berfungsi tak hanya menjadi sebuah peninggalan “saksi bisu” sejarah Jakarta, namun juga menjadi tempat yang memiliki daya tarik bagi warga dan para pelancongnya.

Dengan mengusung konsep kafe dan bar, seketika menyambangi Cafe Batavia pengunjung akan langsung disuguhi dengan nuansa era kolonial yang sangat kental sekaligus tersaji dengan cahaya yang temaram, baik di siang hari hingga petang. Interior klasik mendominasi seluruh area dalam kafe yang memiliki dua lantai ini. Seolah menambah kesan historis, di beberapa titik terpampang pula foto-foto tokoh bersejarah dan lukisan yang menghiasi dinding.

cafe-batavia-interior
Puluhan foto tokoh-tokoh dunia terpampang rapih di salah satu sudut Cafe Batavia yang menambah kesan klasik
cafe-batavia-interior1
Pernik klasik tak satu pun luput dari interior Cafe Batavia

Puas dimanjakan dengan nuansa klasik, Cafe Batavia juga tak melupakan kualitas kulinernya yang juga berhasil menjadi ikon dunia kulinari Jakarta. Sempat menyabet gelar “The World’s Best Bars” versi media NewsWeek di tahun 1994 dan 1996, Cafe Batavia didominasi oleh ragam menu baik itu masakan tradisional Indonesia, western, hingga chinese. Jangan lewatkan menu andalan seperti Bitter Ballen-nya yang tersohor, dan juga Tender Dutch Veal With Apple Flambee Brandy Sauce yang digadang bisa memunculkan keinginan Anda untuk kembali ke tempat ini.

cafe-batavia-bitterballen
Salah satu sajian andalan, Bitter Ballen

Dengan nuansa dan hidangan yang sedemikian rupa, rata-rata pengunjung cukup membayar sekitar Rp 150.000-300.000 per orang untuk sajian lengkap dari pembuka hingga penutup. Cafe Batavia sendiri beroperasi seminggu penuh dengan jam operasional di hari biasa mulai dari pukul 8:30 pagi hingga pukul 11:30 malam. Khusus di akhir pekan, Cafe Batavia baru beroperasi mulai pukul 2 siang, dan baru akan tutup pada pukul 5 pagi. Menurut beberapa situs ulasan, waktu kunjung terbaik adalah malam akhir pekan. Karena selain dapat menikmati santap malam yang romantis, pengunjung juga akan disuguhi live music yang umumnya membawakan lantunan bossanova, jazz, hingga blues.

Baca juga: 5 Kedai Roti Bakar Jakarta yang Harus Dicoba!

Selagi berkunjung di Jakarta dan tak ingin jauh dari wilayah kota tua dan Cafe Batavia, pilih penginapan terbaik yang terletak dekat dari lokasi. Jaringan kamar hotel budget AiryRooms kini juga dapat ditemui di pusat Jakarta. Airy Tambora Bandengan Selatan siap dipesan dengan harga kamar mulai dari 300 ribuan per malam.

airy-tambora-bandengan-selatan
Airy Tambora Bandengan Selatan

AiryRooms sudah bekerjasama dengan hotel-hotel budget terpilih di kota Jakarta, Tangerang, Bandung, Bogor, Surabaya, Solo, Jogja, Bali, Batam, Padang, dan akan segera hadir di kota lainnya. AiryRooms memastikan kenyamanan menginapmu dengan menyediakan linen dan kasur yang berkualitas, kamar ber-AC, kamar mandi yang bersih, flat-screen TV, sarapan setiap hari dan unlimited Wi-Fi.

Langsung saja reservasi kamar lebih cepat, mudah dan hemat dengan aplikasi Airy Rooms. Install aplikasinya sekarang juga di Google Play Store atau App Store. Kamu juga bisa melakukan reservasi langsung lewat situs www.airyrooms.com. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi layanan konsumen Airy Rooms di nomor 0804 111 2479 (AIRY). Jangan lewatkan promo dan informasi ter-update Airy Rooms dengan follow akun sosial media kami di Facebook, Twitter dan Instagram @airyindonesia.

Foto: Dok. AiryRooms

2 Responses to “Cafe Batavia: Nuansa Kuliner Klasik di Jantung Jakarta”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *