10 Kuliner Khas Semarang Ini Bakal Manjakan Lidah Anda

Semarang memang istimewa. Di kota ini seakan ounya sisi menarik yang tak pernah bisa habis untuk dinikmati. Berbagai hal plesiran pun bisa Anda lakukan di sini, mulai dari wisata kota sambil menginap di hotel-hotel terbaiknya, berkemah di belantara hutan pinus, hingga tentunya wisata kuliner yang menggambarkan percampuran kultur yang telah ada sejak lama di kota ini. Bicara soal wisata kuliner, melenggang di Semarang sepertinya tak akan lengkap jika tak mencicipi manis dan gurihnya masakan khas kota ini. Berikut 10 (sepuluh) di antaranya:

1. Lumpia Semarang

lumpia-semarang

Kuliner khas peranakan Tiongkok ini telah melekat kuat sebagai panganan khas Semarang, bahkan namanya pun dijadikan julukan identik kota ini. Ada empat sentra utama penjaja lumpia. Yakni di Gang Lombok, Jalan Pemuda, Jalan Mataram, Jagalan serta Jalan Pandanaran Semarang. Meski sebagian besar berwujud Lumpia yang identik, masing-masing tetap memiliki sajian dengan ciri khas. Umumnya, Lumpia dihargai Rp 10.000 per potongnya. Meski cukup mahal, namun rasa tak akan membohongi.

2. Tahu Gimbal

tahu-gimbal

Tahu Gimbal adalah kuliner khas yang banyak tersebar di seantero Semarang. Mulai dari kawasan Jalan Menteri Supeno, kawasan Masjid Baiturrahman, hingga Simpang Lima banyak menjajakan makanan yang satu ini. Namun sajian Tahu Gimbal yang terkenal ada di Plampitan. Buka sejak siang hari dan tutup pada petang hari, warung ini menjajakan sajian Tahu Gimbal dengan rentang harga mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 10.000 saja. Tahu Gimbal merupakan racikan potongan tahu goreng, lontong, tauge, telur ceplok, rajangan kubis mentah dan gimbal. Istilah Gimbal sendiri merujuk pada wujud potongan bakwan udang. Biasanya si penjual tidak mengiris lontong, tahu dan gimbal dengan pisau, melainkan mengguntingnya dengan gunting besi bergagang hitam. Kemudian, campuran bahan itu diguyur saus kacang petis udang. Bikin ngiler ya?

3. Tahu Bakso Ibu Pudji

tahu-bakso-bu-pudji

Masih “bernuansa” tahu, kali ini Tahu Bakso Bu Pudji bisa jadi alternatif tahu yang ciamik untuk memanjakan lidah Anda selama di Semarang. Kuliner ini berupa tahu coklat tebal yang tengahnya diisi dengan adonan bakso sapi yang lezat. Tahu ini bisa digoreng di tempat dan langsung disantap, atau dijadikan oleh-oleh saat setengah matang. Dengan rentang harga sekitar 30 ribuan rupiah saja, cita rasa yang Anda peroleh dijamin tak akan bisa ditemui di tempat lain.

4. Pisang Plenet

pisang-plenet-semarang

Berkesempatan mengunjungi Semarang, coba luangkan waktu cicipi panganan yang satu ini: Pisang Plenet (Pisang Penyet). Mulanya Pisang jenis kepok dibakar diatas bara api hingga layu dan berwarna kecoklatan, lalu dipenyet menggunakan papan kecil seperti talenan. Kemudian dilengkapi dengan olesan margarin dan dibumbui dengan tiga rasa yakni coklat meises, selai nanas dan gula putih.

5. Bandeng Presto

bandeng-presto

Salah satu oleh-oleh terkenal dari Semarang ini banyak dijajakan di deretan toko sepanjang Jalan Pandanaran. Salah satu yang terkenal ialan Bandeng Juwana. Bandeng presto ialah bandeng yang dimasak dalam panci bertekanan tinggi (presto). Dikemas dalam kemasan kedap udara, bandeng presto bisa awet bermingu-minggu jika disimpan dalam kulkas. Biasanya, bandeng presto digoreng begitu saja atau dibalut telur. Tersedia sambal khusus sebagai pelengkap.Sangat pas untuk disantap bersama nasi putih.

6. Wingko Babad

wingko-babat

Toko-toko di sepanjang Jalan Pandanaran yang menjual Bandeng Presto juga menawarkan wingko babad. Penganan khas Semarang ini dikemas dalam besek atau kardus kotak, biasanya muat 20 bungkus. Wingko sendiri merupakan jajanan yang terbuat dari ulenan beras ketan dan kelapa yang dibakar. Rasanya gurih dan awet 2-5 hari walau dibuat tanpa bahan pengawet. Kini tersedia beragam varian rasa, mulai dari kelapa muda, nangka, coklat hingga durian.  Anda akan menemukan banyak wingko babat bermerek Dryana ataupun NN. Meniko. Selain di jalan Pandanaran, sentra penjualan wingko babat ada di Jalan Cenderawasih dengan merek  ‘Cap Kereta Api’, D Muljono.

7. Kue Lekker Paimo

kue-lekker-paimo

Jauh sebelum ragam crepes tenar di Ibu kota, Semarang sudah punya kue lekker. Salah satu yang terkenal menjajakannya yakni kue lekker Paimo. Kue yang sudah wara-wiri di masyarakat Semarang sejak tahun ’70an ini konsisten berada di lokasi yang sama sedari dulu, yaitu di lapak kaki lima depan SMA Kolose Loyola, Jalan Karanganyar Semarang. Yang istimewa dari kue lekker Paimo ialah sambal pedas dan isian yang yahud! Kalau biasanya kue lekker tersaji tipis dengan isian gula pasir, meises ataupun potongan pisang, maka kue lekker Paimo tersaji dalam dua ketebalan. Pokoknya istimewa deh!

8. Es Puter Cong Lik

es-cong-lik

Es puter khas Semarang ini terkenal karena cita rasa buah yang segar. Tersedia 10 varian rasa hasil olahan buah tanpa bahan pengawet. Antara lain coklat, sirsak, kopyor, leci, kelengkeng hingga belewah dan kacang ijo. Varian yang populer tentu durian dan alpukat. Es Cong Lik bisa Anda temui di Warung Semawis, Kawasan Pecinan, Semarang. Ada juga penjual Es Cong Lik yang berada di depan RS Telogo Rejo ataupun di Simpang Lima, di samping hotel Citraland. Porsinya yang kecil bisa Anda beli sekitar harga 10 ribuan rupiah saja.

9. Nasi Gandul

nasi-gandul-semarang

Sejatinya, Nasi Gandul merupakan kuliner khas dari Pati – sebuah kota kecil yang terletak tak jauh dari Semarang. Meski demikian, Nasi Gandul yang ada di Semarang juga sangat layak untuk dicoba. Dua warung Nasi Gandul yang terkenal di Semarang ialah Nasi Gandul Pak Memet di Jalan Dr Cipto dan Nasi Gandul Pak Subur di depan Rumah Sakit Umum Telogorejo. Nasi Gandul sendiri berwujud nasi putih hangat yang disajikan bersama lauk dari varian daging atau jeroan sapi, yang kemudian diguyur oleh kuah campuran kaldu dan santan encer berwarna putih agak keruh.

10. Mie Kopyok

mie-kopyok

Mie Kopyok sejatinya hanya dapat Anda temui pada pagi hari. Mie yang juga kerap disebut dengan Mie Lontong ini berupa mie kuning dicampur tauge dan remah karak atau gendar, semacam kerupuk dari nasi. Kemudian, disiram kuah berupa air bawang putih, ditaburi daun seledri dan bawang goreng lalu diberi kecap manis. Salah satu penjaja Mie Kopyok yang terkenal ialah warung Mie Kopyok Pak Dhuwur. Warung yang berwujud tenda sederhana ini terletak di Jalan Tanjung, di belakang kantor PLN. Harganya pun sangat ringan di kantong, cuma sekitar  7 ribuan saja. Meski murah, cita rasanya bisa membuat Anda ingin kembali lagi ke warung ini.

Baca juga: Cari Kuliner Halal di Bali? Sambangi Lokasi-Lokasi Ini!

Bagaimana tertarik untuk menjelajah kuliner khas Semarang? Sebelum berangkat, pastikan pula penginapan yang Anda pilih adalah Airy Rooms, jaringan akomodasi budget terbaik di Indonesia yang menawarkan kenyamanan tinggi, dengan harga yang sangat terjangkau. Airy Rooms Semarang hadir dengan ragam pilihan kamar hotel yang memukau, beberapa di antaranya seperti di bawah ini:

airy-gajahmungkur-candi-baru-12-semarang
Airy Gajahmungkur Candi Baru 12 Semarang
01_airy simpang lima ahmad dahlan 6b semarang_double.jpg
Airy Simpang Lima Ahmad Dahlan 6B Semarang

Pesan kamar hotel Airy Rooms langsung lewat aplikasi AIRY APP yang bisa di download di Google Play Store atau di website kami www.airyrooms.com dan langsung nikmati proses reservasi yang mudah dengan sistem pembayaran yang fleksibel untuk Anda. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi layanan konsumen Airy Rooms di nomor  0804 111 2479 (AIRY). Jangan lewatkan promo dan informasi ter-update Airy Rooms dengan follow akun sosial media kami di Facebook, Twitter @airyrooms dan Instagram @airyroomsid.

446 total views, 2 views today

2 Responses to “10 Kuliner Khas Semarang Ini Bakal Manjakan Lidah Anda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *